VISITOR


visit counter
 photo beli_zpsaumftdjn.jpg

 photo bank_zpsxpgrfcsh.png

CARA MENDAPATKAN UANG MUKA KPR

Uang muka KPR yang besar, jangan sampai membuat kita menyurutkan langkah untuk memiliki hunian pribadi
Uang muka KPR yang besar, jangan sampai membuat kita menyurutkan langkah untuk memiliki hunian pribadi
Apakah anda sedang mencari perumahan untuk hunian pribadi? Sudah mengunjungi Pameran Perumahan di Balai Kartini? Ya, tanggal 15 hingga 23 Agustus 2015 di Balai Kartini Jakarta diadakan pameran perumahan rakyat yang diikuti oleh ratusan pengembang di Indonesia.
Bagi Sahabat yang sudah mengunjungi kesana bisa jadi merasa puas karena telah menemukan calon hunian yang hendak dicari selama ini.Namun, mungkin sebagian malah menjadi galau karena melihat jumlah Duit Pertama atau uang muka yang harus disiapkan ternyata begitu besar.
Masalah yang satu ini kadang memang membuat calon pemebeli mengundurkan diri karena merasa tidak mampu untuk menyediakan uang muka yang umumnya sebesar 30%.
Namun, daripada tidak memiliki hunian sendiri, dan harus menyewa dari tahun ke tahun, bagaimana bila mencoba trik berikut, dan siapa tahu satu atau dua tahun mendatang, Sahabat sudah siap di depan pengembang untuk menandatangani surat perjanjian jual beli.
Tentukan jumlah uang muka yang hendak disiapkan
Setelah menentukan lokasi, hal kedua yang harus diperhatikan adalah uang muka KPR. Bagaimana menghitung uang muka sekaligus administrasi KPR dapat Sahabat lihat pada artikel Simulasi KPR. Bila saat ini uang tersebut belum siap, maka kalikan total biaya uang muka dengan inflasi dan kemudian jumlahkan hasilnya.
Setelah mengetahui jumlah total biaya KPR yang harus disiapkan, maka kini saatnya mulai memikirkan cara untuk menyiapkan uang muka KPR.

Trik menyiapkan uang muka KPR

1. Alokasikan 30% penghasilan
Umumnya bank akan menyutujui KPR yang diajukan bila panghasilan Sahabat paling tidak 30% dari angsuran yang harus Sahabat bayar tiap bulan.
Jadi, anggaplah saat ini Sahabat sudah memulai mengasngsur, sisihkan saja sepertiga penghasilan Sahabat khusus untuk uang muka rumah. Agar alokasi dana ini tidak terganggu, ide cara menabung dengan mendebit langsung atau tabungan rencana mungkin bisa Sahabat coba.
2. Cairkan sebagian aset
Coba cek data aset yang Sahabat miliki, apakah ada yang bisa dicairkan guna menambah uang muka yang Sahabat butuhkan.
Tidak ada salahnya mengganti mobil di garasi dengan jenis yang lebih murah dan menggunakan selisih uangnya untuk uang muka. Bila ada beberapa buah perhiasan berha, coba rayu istri untuk melelangnya.
3. Cari penghasilan tambahan
Jika langkah pertama sudah dilakukan, sementara aset pun tak punya, maka tidak ada salahnya untuk mencari penghasilan tambahan. Beberapa ide pekerjaan lepas seperti menjadi penulis, reseller produk, dropship, berjualan pulsa, atau malah penjadi penterjemah bisa Sahabat coba.
Bila ingin berjualan, sebisa mungkin carilah produk/ jasa yang tidak memerlukan modal terlalu besar dan mudah perpuataran modalnya.
4. Cari rumah idaman yang lain
Semua cara sudah dilakukan namun uang muka tetap terasa berat untuk dikumpulkan, maka ini saatnya Sahabat mencari rumah hunian yang uang mukanya lebih terjangkau untuk Sahabat. Rumah non-cluster namun masih berada di lingkungan yang mudah dijangkau dengan moda transportasi bisa menjadi alternatif pilihan.
5. Ajukan pinjaman
Cara ini sebetulnya bukan cara terbaik, karena beban Sahabat nanti akan dobel, membayar angsuran rumah dan juga cicilan hutang. Namun, bila cicilan kekurangan uang muka masih dibawah 30% maka cobalah ajukan pinjaman guna menutupi kekurangan.
Jika mungkin, pilih pinjaman dengan bunga 0%, atau pilihlah pinjaman jangka pendek dengan rentang waktu angsuran yang fleksibel agar Sahabat ringan dalam membayar angsurannya.
Semoga trik diatas bisa membantu Sahabat untuk menyiapkan uang muka hunian yang telah Sahabat impikan selama ini.

0 komentar:

Posting Komentar

CONTACT

CONTACT
 
Real Estate © 2010 Template design by Justinwoodie.com. Powered by Blogger.